Untuk menyikapi pesatnya kemajuan penggunaan Twitter sebagai media sosial mutakhir, banyak orang “bergerilya” menggenjot akun mereka agar di-follow secara cepat dan massal. Namun, cara-cara tersebut melibatkan teknik-teknik non-alamiah seperti penggunaan tool-tool tertentu yang pada akhirnya memberi kesan buruk bagi akun penggunanya. Buntutnya, follower malas menengok tweets yang bersangkutan, dan akhirnya akunnya pun ditinggalkan—Ada pula yang terjebak oleh DM (Direct Message) Spammer (Tukang Spam DM). Oleh karena itu, diperlukan tips manjur alami untuk merayu orang agar mem-follow akun Twitter kita. Bukan sekadar supaya terjadi peningkatan follower, tetapi juga supaya kita menemukan follower yang memiliki tema yang sama dengan akun Twitter kita. Supaya, tweet kita berkenan di hati mereka.

Pertama kali tergabung di Twitter, berdasarkan pengalaman, kita diizinkan untuk mem-follow secara “membabi buta” sekitar 2000 akun Twitter orang. Ini tentu saja sebuah keuntungan bagi kita. Follow-lah akun orang lain, agar orang lain pun tergerak mem-follow akun kita. Sering kita dapati tweets seperti ini: “Follow me and i will follow back” (Follow saya dan saya akan follow balik), bukan?

Namun, kesempatan ini sebaiknya diperinci lagi. Bagaimana mungkin ide-ide kita tentang kehidupan personal kita dapat tersampaikan bila follower kita kebanyakan dari akun-akun perusahaan barang elektronik, misalnya. Maka, penting sekali untuk memperhatikan siapa yang kita follow, sebab ada kemungkinan mereka akan follow balik. Carilah akun-akun yang sekiranya memiliki kepentingan/tema/minat bersama (common interest) dengan akun kita. Dengan begitu, idea-ide yang tersampaikan dan diterima dapat seiring sejalan.

Mudah sekali untuk menemukan mereka. Cobalah gunakan kolom pencarian (@search) Twitter untuk mencari kata kunci dari akun-akun yang diinginkan. Carilah kata-kata atau frasa dari individu yang bersangkutan. Merek produk, nama, buku-buku favorit, acara TV kesayangan, nama situs, dan lain-lain. Jika kita fokus untuk mencari akun Twitter yang kita inginkan sesuai dengan tema yang kita kehendaki, follower (pengikut) akun Twitter kita pun pada akhirnya akan menjadi follower yang pas bagi tweet-tweet kita nantinya.

Berikut cara membesut metode ini dengan mudah dan manjur. Gunakan RSS untuk terus menerus menemukan Follower, dan setiap kali kita melakukan pencarian di Twitter, klik “Feed untuk query ini” pada tombolnya, lalu masukkan konsekwensi pencarian ke pembaca feed kita. Kita dapat melakukan ini untuk pencarian kata kunci dalam jumlah banyak. Salah satu metodenya adalah dengan mencari beberapa kata kunci dan memahami RSS feed itu untuk hasil pencarian twitter.

Cara lain adalah dengan memasukkan beberapa feed ke RSS reader, masing-masing untuk kata kunci berbeda. Anda bisa cluster banyak feed ke dalam satu folder di Google Reader. Kemudian mengamati semua feed dalam folder tunggal, sekaligus untuk melihat daftar gabungan individu terkait yang sedianya akan mem-follow akun Twitter kita.

Pada saat seorang individu melihat kita mengobrol dengan seseorang yang memiliki banyak follower Twitter, mereka akan mengunjungi profil account kita hanya untuk mengamati siapa kita dan apa yang kita rencanakan ke profil kita. Dengan melakukan hal tersebut, seorang individu dapat mengenali audiensnya, dan dapat menentukan apakah akun yang diamatinya memiliki tema yang sama dengan akun Twitter miliknya, dan jika sama cara tersebut merupakan metode yang sangat elok untuk mendapat follower bertema sama. Misalnya, jika seseorang memiliki 1.000 follower twitter maka ia juga harus mengikuti 1.000 orang kembali.

Selalu diingat, permainan ini bukan tentang berapa banyak follower Twitter yang kita miliki di account kita. Namun, benar-benar tentang berapa banyak akun follower Twitter yang bertema sama dengan akun kita!

(Disarikan dari Kolom Tips & Trick BLOGDetik.Com 04/07/12)

Hosting Gratis


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Print this article!