Momentum Media Sosial (Social Media)
Siang Tagged Media Sosial, Social Media, Media, Sosial, Social Juni 16th, 2012Media sosial (social media) kontemporer berbasis internet semakin menemukan momentumnya di hari-hari belakangan ini seiring dengan naiknya tingkat pemahaman penduduk dunia terhadap internet dan manfaat dunia maya. Ditambah, trend penemuan; pemilikan, dan penggunaan gadget-gadget (perangkat) penyedia internet terus menerus mengalami pemutakhiran baik dari segi teknologi mau pun tampilan. Media sosial (social media) sekarang telah menjadi gaya hidup sekaligus budaya manusia modern. Dengan sekadar menekuk telunjuk, memencet tombol sederet, atau men-swap layar sentuh, seorang internet user sudah bisa memacu aksara, menjajar gambar, mendengar bunyi-bunyian, hingga komunikasi wawan muka. Media sosial (social media) pun tampil terampil mengisi relung-relung hidup anak adam di abad 21 ini.
Tindak-tanduk media sosial (social media) menggiring orang untuk sangat gemar berkomunikasi. Sebagai ilustrasi: Facebook (sengaja saya ambil contoh Facebook lantaran ia—harus kita akui—termasuk ikon media sosial internet) gratis dari salah satu provider telekomunikasi Indonesia hadir di hand phone-hand phone low end bergrafik sederhana—tanpa foto, tulisan doang! Tapi, bila kita sempat perhatikan, rata-rata siswa SMP (bahkan SD) hingga level SMU pemilik hape-hape low end tersebut seperti punya jari ke enam di sebelah ibu jari mereka. Tiap-tiap skala waktu per hari, jempol-jempol mereka maktif menyerbu kolom-kolom status dan comment untuk menanggapai koresponden mereka. Ck.. Ck… Ck….
Inilah bius mujarab media sosial (social media). Seandainya ia jadi benda perkakas hari-hari, mungkin ia menyerupai papan tulis yang terletak di tengah-tengah lapangan sekolah tempat semua siswa boleh mencorat-coret sesuai aturan main. Selanjutnya, papan tulis tersebut (karena posisi beradanya) lambat laun menjadi magnet bukan sekadar bagi siswa siswi, tapi melebar ke guru-guru mereka, kepala sekolah, pegawai tata usaha, petugas bagian umum, ibu dan akang kantin, satpam, preman kompleks, mas-mas tukang warung, ojek pangkalan, terus.. Terus… Hingga tak terbatas!
Media Sosial (Social Media) dan Trend Marketing Internet
Trend (kecenderungan) marketing internet menggunakan media sosial (social media) juga terpengaruh oleh tingkat popularitas pemanfaatan media sosial (social media). Wujudnya, kelahiran (dan besar)-nya toko-toko online menjajakan produk-produk mereka. Kini, kita bisa menemukan—bahkan—barang-barang bervolume kecil seperti gantungan kunci dan semacamnya terpajang di etalase on line store, siap untuk dikirim ke rumah pembeli manakala terjadi transaksi.
Media sosial (social media), dari sudut pandang ini semakin memperkuat pijakan kakinya di tengah peradaban. Komunikasi hasil garapnya meluas dari fungsi personal-lokal menuju massal-masiv pada kata “komunikan” (obyek penerima pesan komunikasi/isi pernyataan). Lebih-lebih, dinamika tersebut telah membuktikan bahwa media sosial (social media) mampu “memancing ikan” berupa manfaat finansial pada levelnya masing-masing.
Media sosial (social media) detik ini at least memiliki dua makna bagi penggunanya: Pertama, media sosial (social media) menyediakan tambang-tambang uang bila dilakukan optimalisasi segala serba-serbi atau pun seluk beluknya. Dan kedua, memasuki jalan media sosial (social media)—sekarang—sama dengan mempersiapkan diri selengkap mungkin untuk menghadapi persaingan usaha dengan kompetitor sebarisan orang-orang pandai marketing dunia digital internet.***



















